1.
H. Harris
Soche
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan
rakyat, karena itu kekusaan pemerintahan itu melekat pada diri rakyat atau diri
orang banyak dan merupakan hak bagi rakyat atau orang banyak untuk mengatur,
mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaan dan pemerkosaan orang lain
atau badan yang diserahi untuk memerintah.
2.
Hannry B. Mayo
Kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar
mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam
pemilihan-pemilihan yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan
diselenggarakan dalam suasana di mana terjadi kebebasan politik.
3.
International
Commission of Jurist
Demokrasi adalah suatu bentuk
pemerintahan di mana hak untuk membuat keputusan-keputusan politik
diselenggarakan oleh warga Negara melalui wakil-wakil yang dipilih oleh mereka
dan yang bertanggungjawab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yang
bebas.
4.
C.F. Strong
Demokrasi adalah Suatu sistem
pemerintahan di mana mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam
politik atas dasar sistem perwakilan yang menjamin pemerintah akhirnya
mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya pada mayoritas tersebut.
5.
Samuel
Huntington
Demokrasi ada jika para pembuat keputusan
kolektif yang paling kuat dalam sebuah sistem dipilih melalui suatu pemilihan
umum yang adil, jujur dan berkala dan di dalam sistem itu para calon bebas
bersaing untuk memperoleh suara dan hampir seluruh penduduk dewasa dapat
memberikan suara.
6.
Merriam,
Webster Dictionary
Demokrasi
dapat didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat; khususnya, oleh
mayoritas; pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi tetap pada rakyat dan
dilakukan oleh mereka baik langsung atau tidak langsung melalui sebuah sistem
perwakilan yang biasanya dilakukan dengan cara mengadakan pemilu bebas yang
diadakan secara periodik; rakyat umum khususnya untuk mengangkat sumber
otoritas politik; tiadanya distingsi kelas atau privelese berdasarkan keturunan
atau kesewenang-wenangan.
7.
Yusuf Al-Qordhawi
Demokrasi adalah Wadah Masyarakat
untuk memilih sesorang untuk mengurus dan mengatur urusan mereka. Pimpinanya
bukan orang yang mereka benci, peraturannya bukan yang mereka tidak kehendaki,
dan mereka berhak meminta pertanggungjawaban penguasa jika pemimpin tersebut
salah. Merekapun berhak memecatnya jika menyeleweng, mereka juga tidak boleh
dibawa ke sistem ekonomi, sosial, budaya, atau sistem politik yang tidak mereka
kenal dan tidak mereka sukai.
8.
Abrahan
Lincoln, 1863
Demokrasi adalah pemerintahan dari
rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat ( government of the people, by the
people, and for the people).
9.
Abdul Ghani Ar
Rahhal
Di dalam bukunya, Al Islamiyyin
wa Sarah Ad Dimuqrathiyyah mendefinisikan demokrasi sebagai “kekuasaan rakyat
oleh rakyat”. Rakyat adalah sumber kekuasaan. Ia juga menyebutkan bahwa orang
yang pertama kali mengungkap teori demokrasi adalah Plato. Menurut Plato,
sumber kekuasaan adalah keinginan yang satu bukan majemuk. Definisi ini juga
yang dikatakan oleh Muhammad Quthb dalam bukunya Madzahib Fikriyyah Mu’ashirah.
10.
Hans Kelsen
Demokrasi adalah pemerintahan oleh
rakyat dan untuk rakyat. Yang melaksanakan kekuasaan Negara ialah wakil-wakil
rakyat yang terpilih. Dimana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan
kepentingannya akan diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan Negara.
11.
John L Esposito
Pada dasarnya kekuasaan adalah dari
dan untuk rakyat. Oleh karenanya, semuanya berhak untuk berpartisipasi, baik
terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Selain itu, tentu saja lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas
antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
12.
Sidney Hook
Demokrasi adalah bentuk
pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung
atau tidak didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas
dari rakyat dewasa.
13.
Affan Gaffar
Demokrasi dimaknai dalam dua
bentuk, yaitu :
Makna normatif (demokrasi normatif)
adalah demokrasi yang secara ideal ingin diwujudkan oleh negara
Makna empirik (demokrasi empirik)
adalah demokrasi dalam perwujudannya pada dunia politik.
14.
Amien Rais
Suatu Negara disebut sebagai negara
demokrasi jika memenuhi beberapa kriteria, yaitu;
(1) partisipasi dalam pembuatan keputusan,
(2) persamaan di depan hukum, (3) distribusi pendapat secara adil, (4)
kesempatan pendidikan yang sama, (5) empat macam kebebasan, yaitu kebebasan
mengeluarkan pendapat, kebebasan persuratkabaran, kebebasan berkumpul dan
kebebasan beragama, (6) ketersediaan dan keterbukaan informasi, (7)
mengindahkan fatsoen atau tata krama politik, (8) kebebasan individu, (9)
semangat kerja sama dan (10) hak untuk protes.
15.
Robert A. Dahl
Sebuah demokrasi idealnya memiliki
: (1) persamaan hak pilih dalam menentukan keputusan kolektif yang mengikat,
(2) partisipasi efektif, yaitu kesempatan yang sama bagi semua warga negara
dalam proses pembuatan keputusan secara kolektif, (3) pembeberan kebenaran,
yaitu adanya peluang yang sama bagi setiap orang untuk memberikan penilaian
terhadap jalannya proses politik dan pemerintahan secara logis, (4) kontrol
terakhir terhadap agenda, yaitu adanya kekuasaan eksklusif bagi masyarakat
untuk menentukan agenda mana yang harus dan tidak harus diputuskan melalui
proses pemerintahan, termasuk mendelegasikan kekuasaan itu pada orang lain atau
lembaga yang mewakili masyakat, dan (5) pencakupan, yaitu terliputnya
masyarakat yang tercakup semua orang dewasa dalam kaitannya dengan hukum.
16.
Abdul Wadud
Nashruddin
Demokrasi adalah sebuah sistem
kehidupan yang menempatkan pendapat rakyat sebagai prioritas utama pengambilan
kebijakan, di mana pendapat tersebut harus memenuhi kriteria agama, susila,
hukum dan didasari semangat untuk menjunjung kemaslahatan bersama. Suara atau
pendapat rakyat harus diiringi rasa tanggungjawab dan komitmen positif atas
pelaksanaanya juga harus melalui evaluasi secara terus-menerus agar selalu
sesuai dengan kebutuhan bersama. Demokrasi bukan hanya sebagai alat politik
semata tetapi juga membentuk berbagai aspek tata masyarakat lainnya, seperti
ekonomi, sosial maupun budaya. Masyarakat yang berhak menyalurkan suara dan
pendapatnya boleh didengar hanya bagian masyarakat yang faham dan mampu
mempertanggungjawabkan pendapatnya baik secara keilmuan, sosial maupun syar'i.
17.
Sumarno AP dan
Yeni R. Lukiswara,
secara etimologis demokrasi berasal
dari kata demos yang berarti rakyat dan cratein atau cratos yang berarti
pemerintahan. Jadi demokrasi artinya pemerintahan oleh rakyat yang dalam
declaration of independence adalah of the people, for the people and by the
people.
18.
Charles
Costello,
Demokrasi dalam konteks kontemporer
adalah sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan
pemerintah yang dibatasi hukum dan kebiasaan untuk melindungi hak-hak perorangan
warga negara. Demokrasi mengakui kehendak rakyat sebagai landasan bagi
legitimasi dan kewenangan pemerintahan (kedaulatan rakyat) bahwa kehendak itu
akan dinyatakan dalam sebuah iklim politik yang terbuka melalui pemilihan umum
yang bebas dan berkala. Setiap warga negara memilih pihak yang akan memerintah
serta menurunkan pemerintah yang ada kapan saja mereka mau.
19.
Joseph A.
Schumpeter,
Sebuah sistem politik disebut
demokratis sejauh para pengabil keputusan kolektifnya yang paling kuat dipilih
melalui pemilu periodik, dimana hampir semua orang dewasa berhak memilih. Dalam
hal ini demokrasi mencakup dua dimensi, yaitu: (1) persaingan; dan (2)
partisipasi.
20.
Ranny,
Demokrasi merupakan suatu bentuk
pemerintahan yang ditata dan diorganisasikan berdasarkan prinsip-prinsip
kedaulatan rakyat (popular soveregnity), kesamaan politik (political equality),
konsultasi atau dialog dengan rakyat (political consultation), dan berdasarkan
pada aturan mayoritas.
21.
Philippe C.
Schmitter,
Teori demokrasi yaitu bahwa agar
suatu negara tanggap terhadap kebutuhan dan kepentingan warga negaranya, warga
negara tersebut harus berpartisipasi secara aktif dan bebas dalam merumuskan
kebutuhan dan mengungkapkan kepentingan. Mereka tak hanya harus memiliki
“pengertian jelas” mengenai kepentingan-kepentingan...tetapi juga harus
mempunyai sumber-sumber dan keinginan untuk melibatkan diri dalam perjuangan
politik yang diperlukan agar preferensi mereka itu dipertimbangkan oleh yang
berkuasa atau dengan berusaha menduduki jabatan pemerintahan.
22.
Sarjen,
Setiap sistem demokrasi selalu
didasrkan pad aide bahwa warga negara seharusnya terlibat dalam hal tertentu di
bidang pembuatan keputusan politik, baik secara langsung maupun melalui wakil
pilihan mereka di lembaga perwakilan.

Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking